Pejam liputi amarah mereda
Temu bersekutu waktu--batas yang tak tentu
Dekap seluruh dada selimuti cakrawala
Lalu kukerat bermacam-macam nestapa
: sisa-sisa utopia
Perihal mata kelam;
Lautan dahaga menentang;
Jerit-jerit penjual koran di tepi jalan;
Angin lembap iringi elegi rindu
Dinaku yang malang
Bagaimana pun, pola pertemuan:
Melahirkan bayi sebelum mati;
yang bayi yang hidup, yang tua yang renta